Kamis, 23 Oktober 2014

Karangan Ilmiah Populer


Energi Listrik Alternatif 
    Bayangkan kota tempat anda tinggal tidak mendapatkan pasokan energi listrik selama satu minggu. Bisa jadi sebagian besar aktivitas jadi lumpuh. Ini disebabkan ketergantungan manusia terhadap energi listrik pada saat ini sangat besar. Coba lihat dalam rumah kita, berapa banyak alat yang membutuhkan energi dari listrik? Pompa air, televisi, radio, vcd player, charger HP, setrika, mesin cuci, rice cooker, kulkas, computer. Dan jika tidak ada energi listrik, itu artinya semua peralatan tersebut tidak berguna. Saat ini, sebagian besar kebutuhan akan energi listrik dipenuhi oleh sumber energi yang kurang layak. Sumber energi listrik yang berasal dari batu bara dan mesin diesel dengan bahan bakar solar, tidak layak karena menimbulkan polusi udara, dan sumbernya bukanlah yang dapat diperbaharui dalam waktu singkat. Kedua sumber energi tersebut dapat habis dalam jangka waktu yang mungkin tak lama lagi. 
    Pembangkit listrik tenaga atom, memang menjanjikan energi yang besar, tetapi tidak memiliki kemanan yang terjamin, dan bisa menimbulkan bencana yang fatal jika terjadi kebocoran radiasi. Tenaga air dan panas bumi saat ini adalah sumber tenaga listrik yang cukup ramah lingkungan. Keduanya tidak menimbulkan polusi yang berbahaya (tentu dengan pengelolaan yang baik). Untuk beberapa daerah, kedua sumber energi itu cukup banyak. Tetapi krisis air yang telah terjadi di beberapa PLTA di daerah Sumatera, juga mengingatkan kita bahwa sumber energi ini tidaklah stabil. Untuk kasus sumber air yang rusak, perlu kita ingat, itu juga akibat kelalaian manusia dalam mengelola lingkungannya. Jika sumber air dapat terjaga dengan baik, maka PLTA adalah sumber energi listrik yang memenuhi syarat terbaik untuk dimanfaatkan manusia. Sumber energi ini tidak menimbulkan polusi dan tersedia dalam jumlah banyak. Teknologi untuk pemanfaatannyapun cukup sederhana. Masih ada sumber energi listrik yang lain yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia akan energi ini.
     Angin, panas matahari, gelombang laut, bio-energi, adalah beberapa alternatif yang mungkin digunakan.   Beberapa sumber energi tersebut bergantung dengan lokasi tertentu. Tidak semua tempat memiliki sumber energi yang banyak untuk beberapa pilihan tersebut. Gelombang laut dan angin mungkin dapat dimanfaatkan oleh daerah pantai. Pembangkit listrik yang ideal seharusnya dapat memenuhi 3 syarat, yaitu tidak menimbulkan polusi, sumber energi tersedia dalam jumlah yang banyak, dan dapat dibangun dengan teknologi sederhana. Pembangkit listrik yang dibangun dari sumber energi angin adalah salah satu contoh yang belum terlalu banyak digunakan. Setidaknya sumber energi ini tidak menimbulkan polusi, dan dalam jumlah yang cukup besar di beberapa tempat. Jika kita perhatikan di beberapa lokasi di Indonesia, sumber energi ini cukup banyak. 
    Untuk analisa bodohnya, sepanjang pantai di semua pulau di Indonesia selalu tersedia sumber energi ini. Andaikan sumber energi ini dapat dipakai sebagai sumber energi listrik, apakah tidak mungkin untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat? Teknologi untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik, mungkin sudah berumur cukup lama, dan dengan teknik yang juga sederhana. Apa masalah yang menjadi penghalang untuk memanfaatkan energi ini? Sumber energi lainnya yang juga berlokasi di pantai adalah gelombang laut. Energi yang selalu ada, dan tidak menimbulkan polusi. Usaha untuk membuat pembangkit listrik dengan memanfaatkan gelombang laut sudah pernah dilakukan di Sumatera Barat. 
    Tetapi energi alternatif yang dibuat dengan teknologi sederhana ini, barangkali hanya sampai pada menghasilkan penghargaan secukupnya oleh pemerintah. Tidak ada perhatian serius untuk mengembangkannya. Kebijakan untuk mencari sumber energi listrik yang bersih, banyak, dan sederhana seharusnya menjadi bahan pemikiran yang sungguh-sungguh oleh pemerintah. Karena listrik sudah menjadi kebutuhan dasar bagi manusia pada saat ini. Jika kebijakan yang tepat tidak segera diambil, maka kita akan mengalami krisis energi yang bisa datang tiba-tiba tanpa bisa mengatasinya.

Rabu, 02 Juli 2014

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah”. Gelisah artinya rasa yang tidak tentram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, artinya merasa gelisah, khawatir, cemas atau takut dan jijik. Rasa gelisah ini sesuai dengan suatu pendapat yang menyatakan bahwa manusia yang gelisah itu dihantui rasa khawatir atau takut.

Manusia suatu saat dalam hidupnya akan mengalami kegelisahan. Kegelisahan ini, apabila cukup lama hinggap pada manusia, akan menyebabkan suatu gagguan penyakit. Kegelisahan yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkahlaku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala gerak gerik atau tingkah laku itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mondar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala, duduk merenung sambil memegang kepala, duduk dengan wajah murung,malas bicara, dan lain-lain.kegelisahan juga merupakan ekspresi dari kecemasan. Masalah kecemasan atau kagalisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
Tragedi dunia modern tidak sedikit dapat menyebabkan kegelisahan. Hal ini mungkin akibat kebutuhan hidup yang meningkat, rasa individualistis dan egoisme, persaingan dalam hidup, keadaan yang tidak stabil, dan seterusnya. Kegelisahan dalam konteks budaya dapatlah dikatakan sebagai akibat adanya instink manusia untuk berbudaya, yaitu sebagai upaya untuk mencari “kesempurnaan”. Atau, dari segi batin manusia, gelisah sebagai akibat noda dosa pada hati manusia. Dan tidak jarang akibat kegelisahan seseorang, sekaligus membuat orang lain menjadi korbannya.
Penyebab kegelisahan dapat pula dikatakan akibat mempunyai kemampuan untuk membaca dunia dan mengetahui misteri hidup. Kehidupan ini yang menyebabkan mereka menjadi gelisah. Mereka sendiri sering tidak tahu mengapa mereka gelisah, mereka hidupnya kosong dan tidak mempunyai arti. Orang yang tidak mempunyai dasar dalam menjalankan tugas (hidup), sering ditimpa kegelisahan. Kegelisahan yang demikian sifatnya abstrak sehingga disebut kegelisahan murni, yaitu kegelisahan murni tanpa mengetahui apa penyebabnya. Bentuk- bentuk kegelisahan manusia berupa keterasingan, kesepian, ketidakpastian. Perasaan-perasaan semacam ini silih berganti dengan kebahagiaan, kegembiraan dalam kehidupan manusia.  Tentang perasaan cemas ini, Sigmund Freud membedakannya menjadi tiga macam, yaitu :
1) Kecemasan obyektif (kenyataan), kegelisahan ini mirip dengan kegelisahan terapan dan kegelisahan ini timbul akibat adanya pengaruh dari luar atau lingkungan sekitar.
 
2) Kecemasan neurotik (saraf). Kecemasan ini timbul akibat pengamatan tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund freud kecemasan ini dibagi dalam tiga macam, yakni :
  • Kecemasan yang timbul akibat penyesuaian diri dengan lingkungan.  Kecemasan ini timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri, atau takut akan idenya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego.
  • Rasa takut irasional atau fobia. Rasa takut ini mudah menular sehingga kadang-kadang tanpa alasan dan hanya karena pandangan saja, yang kemudia dilanjutkan dengan khayalan yang kuat dan dapat menimbulkan rasa takut.
  • Rasa takut lain seperti rasa gugup, gagap, dan sebagainya
 

Manusia Dan Tanggung Jawab


 
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
 
Tanggung jawab mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perasaan. Yang kami maksud adalah perasaan nurani kita, hati kita, yang mempunyai pengaruh besar dalam mengarahkan sikap kita menuju hal positif. Nabi bersabda: "Mintalah petunjuk pada hati (nurani)mu."
 
Dalam wacana keislaman, tanggung jawab adalah tanggung jawab personal. Seorang muslim tidak akan dibebani tanggung jawab orang lain. Allah berfirman: "Setiap jiwa adalah barang gadai bagi apa yang ia kerjakan." Dan setiap pojok dari ruang kehidupan tidak akan lepas dari tanggung jawab. Kullukum râ'in wa kullukum mas'ûlun 'an Ro‘iyyatih.....
 
Tanggung jawab bisa dikelompokkan dalam dua hal. Pertama, tanggung jawab individu terhadap dirinya pribadi. Dia harus bertanggung jawab terhadap akal(pikiran)nya, ilmu, raga, harta, waktu, dan kehidupannya secara umum. Rasulullah bersabda: "Bani Adam tidak akan lepas dari empat pertanyaan (pada hari kiamat nanti); Tentang umur, untuk apa ia habiskan; Tentang masa muda, bagaimana ia pergunakan; Tentang harta, dari mana ia peroleh dan untuk apa ia gunakan; Tentang ilmu, untuk apa ia amalkan."
 
Kedua, tanggung jawab manusia kepada orang lain dan lingkungan (sosial) di mana ia hidup. Kita ketahui bersama bahwa manusia adalah makhluq yang membutuhkan orang lain dalam hidupnya untuk pengembangan dirinya. Dengan kata lain, ia mempunyai kewajiban-kewajiban moral terhadap lingkungan sosialnya. Kewajiban sangat erat kaitannya dengan eksistensi seseorang sebagai bagian dari masyarakat. Kita sadar bahwa kalau kita tidak melaksanakan tanggung jawab terhadap orang lain, tidak pantas bagi kita menuntut orang lain  untuk bertanggung jawab pada kita. Kalau kita tidak berlaku adil pada orang lain, jangan harap orang lain akan berbuat adil pada kita.
 
Ada sebagian orang yang berkata bahwa kesalahan-kesalahan yang ia lakukan adalah takdir yang telah ditentukan Tuhan kepadanya. Dan dia tidak bisa menolaknya. Satu misal sejarah; suatu ketika di masa Umar bin Khattab, seorang pencuri tertangkap dan  kemudian dibawa ke hadapan khalifah. Beliau bertanya: "Mengapa kamu mencuri?", pencuri itu menjawab "Ini adalah takdir. Saya tidak bisa menolaknya." Khalifah Umar kemudian menyuruh sahabat-sahabat untuk menjilidnya 30 kali. Para sahabat heran dan bertanya "Mengapa dijilid? bukankah itu menyalahi aturan?"  Khlaifah menjawab "Karena ia telah berdusta kepada Allah."
 
Seorang muslim tidak boleh melepas tangan (menghindar dari tanggung jawab) dengan beralasan bahwa kesalahan yang ia kerjakan adalah takdir yang ditentukan Allah kepadanya. Tanggung jawab tetap harus ditegakkan. Allah hanya menentukan suratan ulisan) tentang apa yang akan dikerjakan manusia berdasarkan keinginan mereka yang merdeka, tidak ada paksaan. Dari sinilah manusia dituntut untuk bertanggung jawab terhadap apa yang ia lakukan. Mulai dari hal yang sangat kecil sampai yang paling besar. "Barang siap yang berbuat kebaikan, walau sebesar biji atom, dia akan melihatnya. Dan barang siapa yang berbuat kejelekan, walau sebesar biji atom, maka ia akan melihatnya pula" (al Zalzalah 7-8).

sumber : http://dicky_funny.tripod.com/tanggungjawab.htm

Manusia dan Budaya

Kaitan Manusia Dan Budaya
Manusia sebagai perilaku kebudayaan ya’ni dapat dipandang setara yang dinyatakan sebagai dialektis, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap:

1.      Eksternalisasi, proses manusia mengekspresikan dirinya dalam membangun dunianya
2.       Obyektivitas, proses msyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
3.      Internalisasi, proses masyarakat disergap kembali oleh manusia, yakni manusia yang mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dapat idup dengan baik
D. Kedudukan Manusia Terhadap Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan pada dasarnya memiliki  hubungan yang sangant erat kaitannya, karena hampir seluruh kegiatan manusia yang di kerjakaannya setiap saatnya merupakan sebuah kebudayaan. Berikut ini adalah 4 kedudukan manusia terhadap kebudayaan:
1) penganut kebudayaan,
2) pembawa kebudayaan,
3) manipulator kebudayaan, dan
4) pencipta kebudayaan.
D. HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah : manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya ?

            Dalani sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, clan setclah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dcngannya. Tampak baliwa keduanya akhimya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita  lihat adalah hubungan antara manusia dengan peraturan - peraturan

            kemasyarakatan. Pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu jadi maka manusia yang membuatnya hams patuh kepada peraturan yang dibuatnya sendiri itu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan, karena kebudayaan itu merupakan perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.
Dart sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap yaitu :

1. Ekstemalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya. Melalui ekstemalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia
2. Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk perilaku manusia.

3. Intemalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia. Maksudnya bahwa manusia mempelajari kembali masyarakamya sendiri agar dia dapat hidup dengan .baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.

Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah ciptaan manusia, dia akan menjadi terasing atau tealinasi (Berger, dalam terjemahan M.Sastrapratedja, 1991; hal : xv)
Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap keberadaan keduanya hams menyertakan pembatasan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan lebih cermat.

MANUSIA DAN PERADABAN


PENGERTIAN MANUSIA
1.Menurut Sokrates, Manusia adalah makhluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.
2.Menurut Nicolaus dan Sudiarja, Manusia itu bhineka tetapi tunggal. Bhineka karena terdiri dari jasmani dan rohani akan tetapi satu karena jasmani dan rohani terdapat dalam satu jasad.
3.Menurut Omar Muhammad, Manusia adalah makhluk yang paling mulia karena dapat berpikir. Manusia itu memiliki 3 dimensi yaitu badan, akal dan ruh.
PENGERTIAN PERADABAN
1.Menurut Oswalg Spengl, Peradaban adalah kebudayaan yang mengalami perubahan dan menekankan pada kesejahteraan fisik dan material.
2.Menurut Anne Ahira, Peradaban adalah kebudayaan yang mengalami kemajuan yang tinggi.
3.Menurut KBBI, Peradaban adalah kemajuan yang menyangkut sopan santun, budi bahasa dana kebudayaan suatu bangsa.
PERJALANAN PERADABAN
Perkembangan peradaban akan selalu menimbulkan benturan, ini adalah pandangan dari abang Huntington. Ia menyebutnya sebagai Clash Civilization. Perkembangan peradaban akan selalu seiring dengan timbulnya benturan-benturan seperti peradaban barat dan peradaban timur.
HUBUNGAN MANUSIA DAN PERADABAN
Manusia dan peradaban adalah hal yang tidak bisa terpisahkan karena manusia itu memiliki cipta, rasa dan karsa. Cipta, rasa dan karsa itu akan menimbulkan perkembangan pengetahuan yang berasal dari suatu budaya. Nah, dari hal itulah kebudayaan akan mengalami kemajuan sehingga dikatakan sebagai peradaban.
Contoh : zaman dahulu, manusia menanam karet dan hanya menunggu hasil berdasarkan kemampuan alam untuk memproduksi. Tetapi sekarang tidak lagi karena ada perkembangan seperti pupuk, dan itu akan menumbuhkan karet dengan cepat.

sumber : http://sejarah.kompasiana.com/2012/04/21/manusia-dan-peradaban-451409.html

Rabu, 25 Juni 2014

Manusia dan Penderitaan

Manusia tidak selalu dalam keadaan yang menyenangkan kadang kala mereka harus menerima cobaan dari Tuhan, untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan. Bahkan terkadang manusia mengalami suatu penderitaan, yang harus mereka hadapi, apakah itu penderitaan rohani maupun jasmani. Suatu tindakan/menderitakan orang lain itu sangat dilarang, bahkan dapat terkena hokum yang berat.
Penyebab Munculnya Penderitaan
Menurut pandangan saya, penderitaan ini muncul disebabkan hubungan antara manusia dengan lingkungan sekitarnya baik dengan antar sesama manusia ataupun dengan alam. Penderitaan ini dapat muncul karena ketidak harmonisan antara elemen satu dengan yang lainnya. contohnya pada hubungan dalam bermasyarakat, ada kalanya didalam bermasyarakat terdapat perbedaan pendapat yang dapat menimbulkan perselisihan diantara satu dengan yang lainnya, hal ini bisa saja mengakibatkan timbulnya rasa dengki, marah, bahkan saling menuduh atau menjelek-jelekan. dari sinilah penderitaan muncul karena perbuatan saling tidak menyukai tersebut. dalam hal ini, penderitaan yang dialami adalah penderitaan secara batin karena terdapat rasa sakit hati apabila ada seseorang yang menjelek-jelekan bahkan rasa itu bisa saja semakin sakit apabila sudah terjadi pertengkaran yang membuat hubungan didalam masyarakat sudah tidak ada rasa nyaman dan aman.

Akibat yang dialami dari sebuah tindakan
Banyak sekali dampak yang terjadi dari sebuah tindakan kekerasan/penderitaan.
1.      Gangguan Fisik
Gangguan Fisik disini artinya secara fisik mereka terluka atau mengalami kesakitan yang dapat berakibat fatal
2.      Gangguan Mental
Akibat dari sebuah tindakan kekerasan dapat mengganggu jiwa/mental seseorang yang dapat mengakibatkan frustasi. Dan membuat orang tersebut trauma atas kejadian yang dialaminya

Kamis, 19 Juni 2014

MANUSIA DAN LINGKUNGAN


Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan-arturan Tuhan. Sedangkan Linkungan merupakan suatu media dimana  makhluk hidup tinggal mencari penghidupan dan memliki karakter serta fungsi yang khas. Realisasi menusia dan lingkungan adalah hubungan yang timbal balik dan simbiosis mutualisme. Karena manusia hidup di lingkungan hidup dan lingkungan pun memerlukan manusia untuk pelestariannya.
Selain itu, manusia memang dijadikan oleh Allah sebagai khalifah di muka bumi ini, dalam surat Al-Baqarah ayat  30 yang artinya “dan ketika Tuhanmu berkata kepada malaikat sesungguhnya Aku menciptakan Khalifah di dunia”. Dari ayat tersebut, maka terdapat  dua fungsi manusia di dalam kehidupannya, yaitu sebagai hamba Allah dan sebagai Khlifah atau pengganti Allah di bumi.
Di dalam fungsi yang kedua, maka manusia memiliki fungsi amanah, tnaggungjawab, wewenang, dan kebebasan menentukkan  pilihan dan kreatifitas akal.

Lingkungan manusia hidup dalam ekosistem yakni suatu unit lingkungannya. Dalam ekosistem terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan  faktor lingkungan yang mempengaruhi makhluk hidup lainnya.
Manusia sedikit semi sedikit  mulai menyesuiakan diri pada alam lingkunan hidunya. Perubahan alam lingkungan manusia akan berpengaruh baik secara positif ataupun negatif berpengaruh baik bagi manusia  karena manusia mendapat keuntungan dari perubahan tersebut  dan berpengaruh tidak baik  karena dapat mengurangi kemampuan  alam lingkungan hidupnya  untuk menyokong kehidupannya

http://sekalinutetapnu.blogspot.com/

MANUSIA DAN HARAPAN




PENGERTIAN MANUSIA
         Manusia adalah makhluk yang paling mulia disisi Allah SWT. Manusia memiliki keunikan yang menyebabkannya berbeda dengan makhluk lain. Manusia memiliki jiwa yang rohaniah, ghaib, tidak dapat ditangkap dengan panca indera yang berbeda dengan makhluk lain karena pada manusia terdapat daya berfikir, akal, nafsu, kalbu, dan sebagainya.
         Pengertian manusia dapat dilihat dari berbagai segi. Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk lain. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Secara biologi, manusia diartikan sebagai sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
B.    PENGERTIAN HARAPAN
         Harapan berasal dari kata harap. Artinya supaya sesuatu yang terjadi atau sesuatu yang belum terwujud. Sedangkan harapan itu sendiri mempunyai makna sesuatu yang terkandung dalam hati setiap orang yang datangnya merupakan karunia dari Allah SWT yang sifatnya terpatri dan sukar dilukiskan. Yang mempunyai harapan atau keinginan itu hati. Putus harapan berarti putus asa. Dan agar harapan dapat dicapai, memerlukan kepercayaan pada diri sendiri, kepercayaan kepada orang lain dan kepercayaan kepada Allah SWT.
         Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan berbuah kebaikan diwaktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak namun diyakini bahkan terkadang dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berusaha dan berdo’a.
         Setiap orang mempunyai berbagai cara untuk memenuhi harapannya atau keinginannya, baik dengan cara yang dibenarkan maupun dengan cara yang dilarang oleh norma-norma agama dan hukum. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang melakukan pelanggaran dalam usahanya mencapai apa yang diharapannya, misalnya : faktor lingkungan sosial, ekonomi, pendidikan, tidak adanya landasan iman yang kuat, kurang rasa percaya diri, dan kurang pendidikan mental. Dari semua itu dapat berakibat buruk pada diri sendiri.
         Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan berpikir positif yang merupakan salah satu cara proses sistematis dalam psikolog untuk menangkal pikiran negatif atau berpikir pesimis.
 C.    MANUSIA DAN HARAPAN
         Harapan dalam kehidupan manusia merupakan cita-cita, keinginan, penantian, kerinduan supaya sesuatu itu terjadi. Dalam menantikan adanya sesuatu yang terjadi dan diharapkan, manusia harus melibatkan manusia lain atau kekuatan lain di luar dirinya supaya sesuatu terjadi atau terwujud.
         Menurut macamnya ada harapan yang optimis dan harapan pesimistis (tipis harapan). Harapan yang optimis artinya sesuatu yang akan terjadi itu sudah memberikan tanda-tanda yang dapat dianalisis secara rasional, bahwa sesuatu yang akan terjadi akan muncul pada saatnya. Dan harapan yang pesimistis ada tanda-tanda rasional tidak akan terjadi.
         Harapan itu ada karena manusia hidup. Manusia hidup penuh dengan keinginannya atau maunya. Setiap manusia memiliki harapan yang berbeda-beda, orang yang berpikir luas, harapannya pun akan luas. Begitupun sebaliknya, orang yang berpikir sempit maka harapannya juga akan sempit.
         Harapan itu bersifat manusiawi dan dimiliki semua orang. Dalam hubungannya dengan pendidikan moral, untuk mewujudkan harapan perlu di wujudkan hal-hal sebagai berikut :
  1. Harapan apa yang baik
  2. Bagaimana cara mencapai harapan itu
  3. Bagaiman bila harapan tidak tercapai
         Jika manusia mengingat bahwa kehidupan tidak hanya di dunia saja namun di akhirat juga, maka sudah selayaknya harapan manusia untuk hidup di kedua tempat tersebut bahagia. Dengan begitu manusia dapat menyelaraskan kehidupan antara dunia dan akhirat, dan selalu berharap bahwa hari esok lebih baik dari pada hari ini. Namun kita sebagai manusia harus sadar bahwa harapan tidak selamanya menjadi kenyataan dan terwujud.
SUMBER:
http://yogiearieffadillah.wordpress.com/2013/06/23/manusia-dan-harapan/

MANUSIA DAN PERJALANAN HIDUP



1.     Penjelasan
Perjalanan Hidup merupakansebuahkisah / cerita yang dialamiolehsetiapmanusia, baik bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan atau mungkin berdampak buruk bagi dirinya dan lingkungan. Setiap manusia mulai dari terlahir di dunia sampai kembali ke yang menciptakanNYA, mempunyai sebuah perjalanan hidup, dan untuk menjalani sebuah hidup kadang kala kita ditemukan atau dihadapkan pada masalah yang sangat berat, tetapi ketika kita berhasil keluar dan menyelesaikan masalah tersebut ada  value atauh asil yang bias kita pelajari lagi dalam memaknai hidup.
Sebenarnya dalamperjalananhidup yang bermanfaatkitahanyaperlu focus dan tetap konsisten dengan apa yang sudah di janjikan. Dengan begitu kita bias mencapai target sesuai yang diharapkan.
2.     ContohKasus
Berikut adalah sebuah case perjalanan hidup yang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Sayamemilih Bill Gates karena dia adalah panutan kami. Dia menginspirasi kami karena ia adalah seorang pebisnis yang sangat sukses.Selain itu, ia adalah seorang pemimpin besar untuknya Perusahaan Microsoft, dan dia sangat murah hati. Gates tidak egois, ia peduli tentang orang lain yang membutuhkan bantuan karena mereka memiliki penyakit dan mereka sangat miskin. Tulisan ini akan menjelaskan hidupnya, kehidupan ekonomi, dan kepemimpinan yang besar.
Bill Gates dilahirkanpada 28 Oktober 1955.Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga dengan sejarah yang kaya dari bisnis, politik, dan pengabdian kepada masyarakat. Gates 'kakek buyut adalah legislator Negara dan walikota, dan Gates' kakek adalah wakil presiden untuk bank nasional.William H. Gates, ayah Bill Gates ', adalah menonjol, Seattle pengacara defensif. Mary Maxwell Gates, ibu Bill Gates ', adalah guru sekolah dan ketua untuk United Way Charity.
Selama hidup sekolah dasar, ia melampaui semua teman-teman sekelasnya, terutama dalam Sains dan Matematika. Segera setelah orang tuanya melihat kecerdasannya, mereka terdaftar Gates ke Lakeside School, sekolah swasta.Sekolah ini dikenal karena lingkungan akademik yang intens. Juga sekolah ini pertama kali diperkenalkan Gates kekomputer. Bill Gates mengatakan, "Ketika saya berusia tiga belas tahun, sekolahsaya (Lakeside School) memasangmesin teletype yang dihubungkan di pusat kota Seattle. Sejak saat itu, teman-temansaya dan saya menghabiskan sebagian besar waktu luang kami menulis program dan mencaritahu bagaimana membuat computer melakukan hal-hal yang menarik. "
Kemudian, Gates diterima di Harvard University.Padatanggal 1 Januari 1994, Bill Gates dan Melinda French Gates menikah.Saatini, mereka memiliki tiga anak: Jennifer Katherine Gates (lahir tahun 1996), Rory John Gates (lahirtahun 1999), dan Phoebe Adelle Gates (lahirtahun 2002). Di Harvard, iabertemu Paul Allen, yang menjadi teman dekat Gates '.Mereka mendapat terobsesi dengan computer bahwa mereka terlambat untuk beberapa kelas mereka. Mereka bahkan melewatkan beberapa kelas berada di lab komputer. Sayangnya, waktu computer mereka selesai setelah musim semi. Namun, mereka tidak lulus di Harvard.
Allen dan Gates harus pergi untuk mencurahkan energy mereka penuh-waktu untuk Microsoft yang kemudia nmenjadi perusahaan yang sangat sukses dan berkembang. Mereka memiliki keyakinan bahwa computer pribadi akan menjadi terlalu berharga pada setiap desktop kantor di setiap rumah. Gates dan Allen mulai mengembangkan perangkat lunak untuk computer pribadi. Mereka berkolaborasi bersama-sama untuk membuat BASIC bahasa pada computer mikro pertama, dan pada tahun 1975, mereka mulai Perusahaan Microsoft.
Saatini, Bill Gates adalahketuadari Microsoft Perusahaan yang dibuatpadatahun 1975 dengan Paul Allen. Alasan mengapa mereka membuat perusahaan ini adalah bahwa mereka ingin mengembangkan perangkat lunak untuk computer pribadi. Karena perusahaan ini, ia adalah orang yang sangat kaya. Ia mendapatkan sekitar tiga puluh miliar dolar per tahun. Dia terus bekerja keras untuk membuat perusahaan Microsoft-nya lebih baik dan nyaman bagi masyarakat, tidak hanya Amerika, tetapi seluruh dunia. Dia membuat system operasi computer baru yang disebut "Wow."Jelas, system ini sangat sukses seperti semua karyanya yang lain.
Anda mungkin berpikir bahwa Bill Gates adalah orang terkaya di dunia. Alasannya adalah bahwa dia telah memberikan beberapa uang untuk amal dan orang-orang dengan penyakit (seperti AIDS) di seluruh dunia. Pertama, Melinda dan Bill mencoba untuk menemukan apa yang bias menjadi dampak terbesar dan mereka memikirkan masalah kesehatan. Bill Gates dan Melinda Gates membentuk sebuah perusahaan bernama amal Bill & Melinda Gates Foundation pada tahun 1994.Organisasi ini membantu untuk menyembuhkan penyakit seperti AIDS dan malaria.Ini berfokus sebagian besar upaya pada jangka panjang global. Menurut Washington Post, Bill Gates adalah orang yang paling memberi di dunia. Saya berpikir bahwa orang-orang kaya lainnya harus menyumbangkan uang mereka untuk amal lebih.
Walaupun kami tidak akan pernah sekaya Bill Gates, aku berharap aku bias membantus etiap orang di seluruh dunia yang membutuhkan. Melakukan hal-hal untuk orang lain, bukan hanya menjadi prihatin tentang diri Anda membuat seorang pemimpin yang baik. Saat diwawancara oleh seorang reporter bernama George Stephanopoulos, Bill berkata, "Yah, aku tidak peduli apakah kuingat.Saya berpikir bahwa memberdayakan masyarakat dengan internet dan PC adalah pekerjaan seumur hidup saya.Itulah tugas saya, saya senang tentang itu dan hal-halbaru yang dapat kita lakukan di sana. Ini juga rapi dalam hal memberikan semua uan gini kembali, untuk mengambil posisi saya di mana saya sudah, mungkin, orang yang paling beruntung dan membantu orang-orang yang telah beruntung untuk memilikike hidupan yang lebihbaik.Saya merasa sangat beruntung telah menemukan itu dan bias bertunangan dan mudah-mudahan energi lapangan itu juga. "Jawaban listrik saya dan semua yang saya katakana adalah," Wow. "Bill Gates tidak peduli jika dia adalah orang terkaya hidup atau terkenal, semua yang dialakukan adalah mencoba untuk membantu orang lain dan ia menjadi sangat sukses. Ia memikirkan cara untuk mengembangkan perangkat lunak untuk computer pribadi (menyangkut tentang orang lain).
Setelah semua kerja keras membuat komputer, ia masih menemukan cara untuk mendapatkan uang untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Bill Gates adalah orang yang saya piker adalah pemimpin yang terbaik dan kami akan selalu berpikir seperti itu.
Kesimpulan
            Dari kisah perjalanan hidup Bill Gates banyak yang bias kita pelajari bahwa untuk mencapai sesuatu hasil yang maksimal dan bias bermanfaat bagi orang banyak di butuhkan proses yang panjang dan juga perjuangan, pengorbanan yang sungguh-sungguh.
Sumber: